Dari Soulmate-mu yang telah melupakanmu :
Dimana harus aku mulai kata pertamaku ? Yah, kata itu lagi. -_-. Posting dari Soulmate-ku yang mengira aku tidak menganggapnya dan mungkin sekarang dia yang tidak menganggapaku. Mungkin terlalu susah. Intinya
My Soulmate : Aku nggak nganggep dia. Iya ? YA, memang dari sikapku aku nggak nganggep dia. Aku lebih mentingin Pujaan Hatiku. Aku cuma takut kehilangan aja. Selalu ada kata tapi di setiap penjelasan. Aku cuma bingung aja, ( kata bingung yang selalu aku ucapin ke soulmate-ku ). Menurutku kamu soulmate yang cukup aneh, kamu klo ada masalah hanya ada 2 opsi. Yang pertama, memendamnya dalam-dalam. yang kedua, Marah habis-habisan. Kamu nggak bisa nyelesein dengan kepala dingin. Aku juga pernah tanya ke S. katanya itu memang sifatnya cewek. Okelah, nggak papa. Mungkin, disini akunya yang egois ya ? Semua orang bilang gitu ke aku. Jujur, aku nggak pinter bersosialisasi. Di saat ada yang lebih menguntungkan, aku milih itu dan melupakan hal yang membawaku ke keuntungan itu. Aku masih ingat betul aku bisa komunikasi sama S, gara-gara Soulmate-ku. Aku juga baikan sama S, juga gara-gara dia. Nah, disini masalahnya. Berarti aku yang pengkhianat. Kamu pingin aku selalu ada buat kamu, tapi sifatmu yang susah ditebak yang kadang bikin aku bosen sama kamu. Aku nggak nyalahin kamu atas ini. Jadi jangan berkecil hati. Tentang aku nggak akan ngulangin. Aku udah ngelanggar itu.
Tapi maaf sebelumnya, aku sudah kehilangan kemampuan ngomongku. Karna itu dari tadi omonganku mbulet ke itu-itu aja. Intinya di sini aku pingin bukan minta maaf, tapi menebus kesalahanku.
Curahan :
Sejak 4 Februari 2010, memang aku njauhin kamu demi dia. Itu nggak lepas dari sikapmu ke aku, padahal waktu itu aku sudah coba ndeketin kamu. Tapi kamu lupa ? Kamu juga pernah bilang " jangan deket-deket, nanti ada masalah lagi ". Juga nggak lepas dari kata-kata yang kamu update di twitter " Masalahnya sudah selesai, mendingan kamu sama aku nggak deketan lagi ". Aku jadi manteb mau ngejauhin kamu. Makin hari kamu makin jutek, setiap aku bilang jangan deket-deket. Aku tau raut wajahmu berubah, cuma karna sifatmu yang susah ditebak. Jadi, aku nggak bisa ngeartiin itu. Kamu butuh perhatian, karna temanku nggak ngasih perhatian ke kamu. Aku ? Aku nggak usah perhatian. Yang penting, dia mau bales pesanku. Dari posting mu di atas aku baru tau isi hatimu. AKu berusaha untuk berubah. Tolong jangan negative thinking dulu, tolong bantu aku. Dan semoga pas kamu baca posting ini aku memang sudah bisa jadi yang terbaik buat kamu. Bukan berarti aku juga ngelupain dia. Kamu dan dia, aku berusaha mengimbanginya. Jadi, YA Allah. Semoga mereka berdua mampu mengerti. Amin.
Untuk kau :
Satu kata yang ada di hatiku saat ini yaitu BULLSHIT . Semua omongan kamu , penjelasan kamu itu semua bullshit . Sudah berkali-kali kamu bersikap seperti itu . Dan untungnya hari ini tempat duduk dirubah . Kamu dekat dia . PUAS ? Tenang aja , aku gak akan ganggu kamu dan dia . Aku dan kamu duduk nya udah berjauhan . Dan mungkin kamu senang atas semua ini .
Dan kamu bilang aku membuat kamu bingung dan bosan dengan ku . Yah hanya S yang bisa membuat kamu gak bosan . Hanya dia . Aku hanya alat untuk kamu . Dan seperti kata aku dulu . Kamu memang mau baik sama aku kalau aku udah marah . Karena apa ? Karena mungkin kamu berpikiran kalau aku marah . "Siapa yang akan bantu aku buat deket dia dan siapa juga yang bersedia mendengarkan sederetan curhatan ku tentang dia."Kata kamu . Hahahaha . Nggilani !
Kenapa aku ngomong seperti ini . Karena aku udah capek dengan kelakuan mu yang kayak gini . Aku punya perasaan . Aku cukup mengerti kalau dia memang PUJAAN HATIMU . Ngerti aku . Tapi jangan gini . Aku tau kamu memang lebih mentingin dia daripada aku ! Aku tau . Tapi lama kelamaan aku gak tahan harus berpura-pura senang dengan semua ini . Aku juga butuh perhatian dan kasih sayang . Bukan cuma dia !
Apa lagi yang akan kamu tulis untuk menjelaskan semua ini ? Inget yah , kamu itu terlalu bertele-tele dan selalu minta maaf . Tapi kenyataannya kamu gak pernah bersikap seperti apa yang kamu janjikan ! Itu apa namanya kalau bukan BULLSHIT .
Kamu memang mungkin gak akan pernah ngerti aku dan ngerti perasaan ini . Yang kamu tau cuma dia . Aku sadar , mungkin aku udah jadi benalu dalam hubungan kalian . Aku udah cukup ngerti . Aku sadar dia sakit hati waktu aku dekat sama aku . Tapi apa aku gak boleh temenan sama kamu ? Apa harus dia yang menerima semua perhatian dan kasih sayang kamu ? Iya ? Apa aku gak boleh sedikit saja merasakan itu . Merasakan kalau aku diperhatikan , curhatan ku didengarkan , peduli sama aku . Gak bolehkah ?
Mungkin kamu berpikiran kalau aku cuma ngemis perhatian ke kamu . Terserah kamu bilang apa . Terserah kamu berpikiran apa tentang aku . Terserah juga kamu mau dekat ma dia . Aku gak mau tau . Dan aku akan coba gak peduli dengan kamu . Semua tentang kamu .
Dan yang aku tau kamu deketin aku cuma buat TES dia cemburu atau enggak ke kamu .
mengapa selalu aku yang mengalah
tak pernah kah kau berpikir
sedikit tentang hatiku
Lihat aku disini
kau lukai
hati dan perasaan ini
tapi entah mengapa
aku bisa memberikan maaf padamu
ku mohon jangan jadikan semua ini
alasan kau menyakitiku
Terlalu Sadis Caramu
Menjadikan Diriku
Pelampiasan Cintamu
Agar Dia Kembali Padamu
Tanpa Perduli Sakitnya Aku
Dimana perasaanmu
Saat kau melakukan salah yang sama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar